Photobucket

Welcome ^_^


Sabtu, 27 November 2010

Konstruksi Motor Induksi

Konstruksi motor induksi sama seperti mesin listrik dinamik elementer lainnya, yaitu terdiri dari :
  1. Bagian stator;
  2. Bagian Rotor.
Konstruksi Motor Induksi
Gambar: Konstruksi Motor Induksi

1. Bagian Stator

        Pada bagian stator terdapat beberapa slot yang merupakan tempat kawat (konduktor) dari tiga kumparan tiga fasa yang disebut kumparan stator, yang masing-masing kumparan mendapat suplai arus tiga fasa. Bila kumparan stator dihubungkan dengan suplai arus tiga fasa, maka pada kumparan stator tersebut segera timbul fluks magnit putar.
         Karena adanya fluks magnit putar pada kumparan stator, mengakibatkan rotor berputar karena adanya induksi magnit.

2. Bagian Rotor

          Bagian rotor merupakan tempat kumparan rotor adalah bagian yang bergerak atau berputar. Terdapat dua jenis kumparan rotor yaitu rotor sangkar (sequirel-cage) dan rotor belitan (phase-wound). Hampir

PROTEKSI TRANSFORMATOR


1. Relai Bucholzt

        Penggunaan relai deteksi gas (Bucholtz) pada Transformator terendam minyak yaitu untuk mengamankan transformator yang didasarkan pada gangguan Transformator seperti : arcing, partial discharge dan over heating yang umumnya menghasilkan gas. Gas-gas tersebut dikumpulkan pada ruangan relai dan akan mengerjakan kontak-kontak alarm.

          Relai deteksi gas juga terdiri dari suatu peralatan yang tanggap terhadap ketidaknormalan aliran minyak yang tinggi yang timbul pada waktu transformator terjadi gangguan serius. Peralatan ini akan menggerakkan kontak trip yang pada umumnya terhubung dengan rangkaian trip Pemutus Arus dari instalasi transformator tersebut.

         Ada beberapa jenis relai bucholtz yang terpasang pada transformator, Relai sejenis tapi digunakan untuk mengamankan ruang On Load Tap Changer (OLTC) dengan prinsip kerja yang sama sering disebut dengan Relai Jansen. Terdapat beberapa jenis antara lain sama seperti relai buhcoltz tetapi tidak ada kontrol gas, jenis tekanan ada yang menggunakan membran/selaput timah yang lentur sehingga bila terjadi perubahan tekanan kerena gangguan akan bekerja, disini tidak ada alarm akan tetapi

Gelombang Cahaya



         Saat cuaca cerah, pada siang hari kita bisa melihat matahari dan malamnya bisa melihat bulan ataupun bintang. Matahari, bulan dan bintang adalah bagian dari benda langit, yang ketika kita melihatnya ataupun mengamatinya, informasi yang bisa kita tangkap langsung dari benda langit tersebut berupa cahaya. Dan dari cahaya tersebut para astronom dapat menentukan posisi, jarak, warna, suhu, jenis zat yang dikandungnya, energi dan lain sebagainya. Jadi cahaya itu ilmu, cahaya merupakan bagian dari fenomena fisika, tanpa cahaya bisa jadi ilmu astronomi tidak akan pernah ada, tanpa cahaya kita tidak akan bisa hidup. Dari fenomena cahaya ini, banyak para ilmuwan memuculkan berbagai gagasan ataupun teori tentang cahaya. Namun demikian, didalam ilmu pengetahuan, kebenaran dari suatu gagasan maupun teori akan sangat di tentukan oleh uji eksperimen.

        Ilmuwan  Abu Ali Hasab Ibn Al-Haitham (965–sekitar 1040), menyatakan bahwa setiap titik pada daerah yang tersinari cahaya, mengeluarkan sinar cahaya ke segala arah, namun hanya

Rabu, 24 November 2010

Korea Bersengketa, ASEAN Terancam

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik


A South Korean watches a news report showing buildings on fire after the North Korean attack
           

           JAKARTA, KOMPAS.com — Jika perseteruan antara Korea Utara dan Korea Selatan terus berkembang, negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, juga akan kena imbas yang besar. Namun, imbas terbesar justru bukan dalam bidang politik. "Yang jelas ekonomi. Secara ekonomi pasti dampaknya akan kelihatan," ungkap Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq.

            Menurutnya, hubungan ekonomi negara-negara ASEAN, baik dengan Korea Utara (Korut) maupun Korea Selatan (Korsel) secara langsung memang tak terlalu besar. Namun, lanjutnya, perlu diingat, konflik ini juga berpengaruh terhadap hubungan dengan Jepang, China, dan Taiwan yang selama ini menjadi

Kamis, 18 November 2010

Black Hole (Lubang Hitam) Termuda Ditemukan


NASA
Lubang hitam atau blackhole SN1979C


KOMPAS.com - Para astronom berhasil mengambil citra lubang  hitam yang masih fresh, baru saja "dilahirkan" alias terbentuk. Pengambilan citra lubang hitam yang berjarak 50 tahun cahaya dari Bumi itu dilakukan dengan bantuan teleskop luar angkasa Chandra X-Ray.

Lubang hitam itu diketahui terbentuk dari supernova bernama SN1979C yang terletak di galaksi M100. Supernova SN1979C terbentuk dari ledakan sebuah bintang pada tahun 1979 yang berhasil diamati oleh seorang astronom amatir asal Amerika Serikat.

Dalam kurun waktu 30 tahun, para astronom memperkirakan bahwa lubang hitam ini telah menghisap massa gas yang setara dengan massa bumi. "Lubang hitam ini seperti pemakan planet dalam film Star Trek," kata Kimberly Weaver, astrofisikawan NASA yang terlibat dalam observasi ini.

Avi Loeb, astronom lain mengatakan, "Ini adalah kali pertama kita bisa melihat lubang hitam yang baru saja terbentuk. Dengan penemuan ini, kita bisa mempelajari sebuah lingkungan yang tidak bisa direkayasa

Penjelajahan Mars Meniru Misi Colombus

 

Gundukan silika di Planet Mars
        KOMPAS.com - Berkali-kali para ilmuwan mengungkap mimpinya menjelajahi Mars dengan mengirim misi berawak ke sana. Perjalanan yang lama menjadi salah satu hambatan yang dipertimbangakan matang. Pertanyaannya, apakah astronot yang dikirim bisa bertahan hidup dan pulang dengan selamat?
        Namun, konsep misi penjelajahan ke Mars yang baru-baru ini diusulkan mengabaikan risiko tersebut. Malahan, misi ini bakal menjadi pembuka jalan invasi manusia ke Mars. Seperti misi penjelajahan antarbenus di masa lalu yang dilakukan Colombus dan kawan-kawannya, manusia pun seharusnya bisa bertahan saat memutuskan mencari destinasi baru di planet lain.

       Mungkin inilah saatnya bagi Anda untuk bergabung dalam misi tinggal di Mars, tanpa perlu berpikir kembali. Badan Antariksa AS (NASA) dilaporkan tengah mencari sukarelawan yang bersedia menjalankan misi untuk pergi ke Mars tanpa kembali. Misi tersebut adalah bagian dari misi NASA bertajuk "Hundred Years Ship" yang bertujuan menjajaki kemungkinan manusia untuk dapat hidup di Mars.

        Untuk melaksanakan misi itu, salah satu lembaga penelitian NASA yaitu Ames Research Center