Photobucket

Welcome ^_^


Sabtu, 27 November 2010

Konstruksi Motor Induksi

Konstruksi motor induksi sama seperti mesin listrik dinamik elementer lainnya, yaitu terdiri dari :
  1. Bagian stator;
  2. Bagian Rotor.
Konstruksi Motor Induksi
Gambar: Konstruksi Motor Induksi

1. Bagian Stator

        Pada bagian stator terdapat beberapa slot yang merupakan tempat kawat (konduktor) dari tiga kumparan tiga fasa yang disebut kumparan stator, yang masing-masing kumparan mendapat suplai arus tiga fasa. Bila kumparan stator dihubungkan dengan suplai arus tiga fasa, maka pada kumparan stator tersebut segera timbul fluks magnit putar.
         Karena adanya fluks magnit putar pada kumparan stator, mengakibatkan rotor berputar karena adanya induksi magnit.

2. Bagian Rotor

          Bagian rotor merupakan tempat kumparan rotor adalah bagian yang bergerak atau berputar. Terdapat dua jenis kumparan rotor yaitu rotor sangkar (sequirel-cage) dan rotor belitan (phase-wound). Hampir
90 % kumparan rotor dari motor induksi menggunakan jenis rotor sangkar (sequirel-cage).
          Hal ini dikarenakan bentuk kumparannya yang sederhana dan tahan terhadap goncangan. Ciri khusus dari rotor sangkar adalah ujung-ujung dari kumparan rotor terhubung singkat secara permanent. Lain halnya pada rotor jenis belitan, dimana ujung-ujung kumparan rotor akan terhubung langsung bila kecepatan putaran rotor telah mencapai kecepatan putaran nominalnya secara otomatis melalui slip ring yang terpasang pada bagian rotor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar