Photobucket

Welcome ^_^


Sabtu, 18 Desember 2010

Hah... Planet Bisa Reinkarnasi?



               NASA - Planet di luar tata surya

KOMPAS.com - Selama ini, planet-planet ditemukan di sekitar bintang membentuk suatu sistem tata surya. Secara teori, saat bintang-bintang yang menjadi pusat tata surya mati dan meledak, planet pun akan urut hancur. Lantas, apa yang terjadi kemudian? 

 


Mungkin enggak bintang yang sudah mati ini masih memiliki planet. Atau mungkinkah planet yang sebelumnya terbakar dan hancur bisa terbentuk lagi, jadi seperti reinkarnasi begitu?



Setelah menemukan 15 planet ekstrasurya sejak melakukan penelitian intensif tahun 1999, Johny Setiawan, seorang astronom asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institut fur Astronomie, Jerman tergelitik dengan pertanyaan tersebut. Ia bahkan sampai terpikir kalau planet yang hancur setelha bintangnya mati bisa terbentuk lagi. Mirip reinkarnasi.

Alam Semesta Kita Bukan Satu-satunya?

 
                    Ilustrasi Alam Semesta

KOMPAS.com — Beberapa waktu lalu dua ahli astronomi, yakni Roger Penrose dari Universitas Oxford dan Vahe Gurzadyan dari Yerevan State University di Armenia, mengemukakan teori baru alam semesta, yang pernah ditulis dalam artikel Kompas.com "Alam Semesta Sudah Ada Sebelum Big Bang".



Berdasarkan temuan adanya lingkaran konsentris kosmos, dalam teorinya kedua ilmuwan itu mengungkapkan bahwa alam semesta tercipta lewat sebuah siklus aeon. Setiap siklus diakhiri dengan sebuah big bang yang juga menjadi tanda berawalnya siklus baru.

Singkatnya, sebelum masa kita hidup sekarang, telah terdapat masa yang lalu. Masa lalu tersebut diakhiri oleh big bang yang dikenal sekarang, yang merupakan big bang terakhir sejauh ini. Nantinya, masa kita akan berakhir juga dengan sebuah big bang lagi.

Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi


Ilustrasi permukaan planet Pluto (nationalgeographic.com)

Atmosfir bagian atas Pluto lebih hangat dibandingkan dengan suhu di permukaannya.

VIVAnews - Pluto, planet terjauh dari sistem tata surya kita memiliki atmosfir yang unik. Dibandingkan dengan milik Bumi, atmosfir di Pluto terbalik. Semakin tinggi, suhunya semakin tinggi, bukannya semakin rendah.

Dari pengukuran yang dilakukan oleh astronom, menggunakan Very Large Telescope milik European Southern Observatory, diketahui bahwa metana merupakan gas kedua paling banyak yang ada di atmosfirnya. Gas itu juga lebih panas di tempat yang lebih tinggi dibanding di permukaan planet.

Efek sampingnya, atmosfir bagian atas Pluto memiliki suhu sekitar 50 derajat Celcius. Lebih hangat dibandingkan dengan suhu di permukaan Pluto yang mencapai 230 derajat Celcius di bawah 0.

Menurut spekulasi Emmanuel Lellouch, ketua tim peneliti dari Paris Observatory, Prancis, di permukaan Pluto terdapat lapisan tipis beku dari metana dan gas-gas lain.

Jumat, 17 Desember 2010

Alasan Gawang Markus Nyaris Dibobol Filipina


    Markus Horison (ANTARA/Puspa Perwitasari)

Riedl sudah menemukan penyebabnya, mengapa terjadi salah paham antara Markus dan Maman.

VIVAnews - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta bergemuruh saat Indonesia bertemu Filipina, Kamis, 16 Desember 2010 malam. Aksi gemuruh penonton bahkan nyaris memicu petaka bagi gawang tim Merah Putih.

Di leg pertama semifinal Piala AFF 2010 ini, Indonesia unggul lewat gol Christian Gonzales pada menit ke-31. Kesalahan kiper Filipina, Neils Etheridge berhasil dikonversi El Loco menjadi gol lewat tandukannya.

Filipina nyaris menyamakan kedudukan saat di babak kedua, Maman Abdurahman tidak menangkap 'sinyal'

Manfaat di Balik Gempa Bumi


Pergeseran tanah akibat terjadinya gempa bumi besar
                   (sciencemediacentre.co.nz)

Gempa yang memicu tsunami, longsor, dan aktivitas volkanik ternyata punya sisi positif.

VIVAnews - Gempa bumi, atau istilah lainnya adalah quake, tremor, atau temblor merupakan fenomena pelepasan secara tiba-tiba energi yang ada di kerak bumi yang mengakibatkan gelombang seismik yang skalanya diukur dengan seismograf. Semakin tinggi magnitudonya, semakin parah guncangan akibat pergeseran kerak bumi itu.

Di permukaan bumi, gempa muncul dengan wujud guncangan dan terkadang menggeser tanah. Jika pusat gempa terjadi di lepas pantai, dasar laut kadang mengalami pergeseran yang cukup besar yang dapat menyebabkan tsunami. Guncangan gempa juga bisa memicu tanah longsor dan kadang menghidupkan kembali aktivitas gunung volkanik.

Meski demikian, gempa bumi bukanlah fenomena yang mengerikan saja. Ternyata, menurut Hugh Ross, astrofisikawan asal Royal Astronomical Society, Montreal, Kanada, ada manfaat lain yang ditimbulkan oleh gempa bumi.

"In ...do ...ne ...sia!"

Timnas Indonesia tampil memukau di Piala AFF 2010. Akibat naturalisasi?

Edwan Ruriansyah

Christian Gonzales (Indonesia/kiri) diawasi Mohamad
   Muslim Bin Ahmad (ANTARA/Andika Wahyu)


VIVAnews - Suara itu seperti mantra pembakar semangat tatkala Tim Nasional Indonesia berlaga di Piala AFF 2010. “In …do …ne …sia!” teriak puluhan ribu penonton, setiap kali tim Merah Putih tampil. Di lapangan hijau, orang-orang dibuat takjub. Tiba-tiba, semua tergila-gila pada Timnas Indonesia.

Dada para pemuja kian busung sejak Indonesia melipat Malaysia 5-1. Lalu mencukur Laos 6-0, dan menundukkan Thailand 2-1. Di sekujur tanah air, pendukung Indonesia pun mengharu biru. Seakan, inilah