Photobucket

Welcome ^_^


Minggu, 06 Februari 2011

Gadis Kecil Ini Bisa Mati Jika Makan Es Krim


Priscilla Pomerantz (daily mail)

Ia tak bisa bersentuhan dengan benda bersuhu di bawah 20 derajat celcius.

VIVAnews - Priscilla Pomerantz tidak bisa bermain di salju atau menikmati es krim seperti anak-anak pada umumnya. Semua benda dingin yang bersentuhan dengannya bisa menjadi pembunuh.

Gadis sembilan tahun asal New York itu menderita kelainan langka yang dikenal sebagai Cold Urticaria. Ini merupakan kelainan yang membuatnya tak bisa bersentuhan dengan benda-benda dingin di bawah suhu 20 derajat Celcius.

Jika dipaksakan, ia akan mengalami gatal-gatal tak tertahankan di sekujur tubuh, bahkan berhenti bernapas. Ia pun tak boleh berkeringat karena upaya menyeimbangkan suhu tubuh ini bisa membuatnya alergi. 

Sabtu, 05 Februari 2011

Andromeda, Galaksi Rakus Makin Mendekat


Bima Sakti dan Andromeda sebelum bertubrukan (atas)
dan setelah bergabung (bawah). (7coolist.com)

Andromeda dan Bima Sakti saling mendekat dengan kecepatan 120 kilometer per detik.

VIVAnews - Andromeda, galaksi besar yang menjadi tetangga galaksi kita diketahui merupakan kanibal luar angkasa. Hingga tumbuh besar seperti sekarang ini, ia telah memakan galaksi lain yang terbang terlalu dekat dengannya. Yang menarik, Andromeda kini semakin mendekat.

Seperti diketahui, Andromeda dan galaksi kita, Bima Sakti, merupakan dua galaksi raksasa di lingkungannya. Andromeda juga merupakan galaksi raksasa terdekat. Jaraknya hanya sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Satu tahun cahaya sendiri berjarak sekitar 9,4 triliun kilometer.

Planet Mars Diduga Sembunyikan Banyak Es



Diperkirakan, ada lebih banyak es di permukaan 
planet Mars. (fineartamerica.com)
Iklim Mars diduga terlalu keras sehingga tidak memungkinkan es hadir di khatulistiwanya.

VIVAnews - Kutub-kutub planet Mars kemungkinan bukanlah satu-satunya tempat di mana air es bersembunyi di planet itu. Dari penemuan terbaru, astronom memprediksi bahwa es juga hadir di kawah-kawah yang ada di sekitar garis katulistiwa Mars.

Temuan ini disebut-sebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap eksplorasi planet Mars di masa depan. Nantinya, es tersebut berpeluang  dapat dimanfaatkan sebagai penyambung hidup ketika manusia mulai ada yang ditugaskan di sana.

NASA Temukan Tata Surya Baru


Ukuran planet Kepler 11b sampai 11g 
(nationalgeographic.com)

Dua planet yang lebih dekat ke bintangnya diperkirakan memiliki atmosfir mengandung air.

VIVAnews - Kepler, obeservatorium luar angkasa milik NASA menemukan sistem tata surya yang terdiri dari enam buah planet mengitari bintang serupa Matahari. Oleh sejumlah astronom, planet-planet itu disebut sebagai mini Neptunus.

Lima planet baru itu mengorbit dekat dengan mataharinya (Kepler 11), lebih dekat dibandingkan dengan jarak Matahari ke planet Merkurius milik tata surya kita. Adapun planet keenam berada di jarak yang lebih jauh. Kurang lebih berjarak sama dengan jarak Matahari ke Venus.

Pipa Gas Mesir ke Israel Meledak, Sabotase?



Alat pengukur tekanan gas (AP Photo/Sergei 
Chuzavkov)
Pipa gas ini mengalirkan 1,7 miliar meter kubik gas alam per tahun ke Israel.

VIVAnews - Sebuah ledakan mengguncang terminal gas bumi di El Arish, Sinai, di utara Mesir, pada Sabtu 5 Februari 2011. Ledakan ini menimbulkan kebakaran hebat sehingga membuat pejabat Mesir menghentikan pasokan gas untuk Israel, Yordania dan Suriah.

Tak ada laporan korban akibat ledakan ini. Gubernur setempat, Abdel Wahab Mabrouk, belum bisa memastikan penyebab ledakan namun kepada media di Mesir, dia menduga ada 'sabotase.'

Ledakan ini terjadi di hari ke-12 gejolak demonstrasi muncul di Mesir mendesak Presiden Hosni Mubarak turun dari kekuasaannya. Sinai, tempat bermukim Suku Badui, menjadi saksi dari kericuhan antara warga dengan pihak keamanan. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Israel dan Jalur Gaza yang diperintah Hamas.

Jumat, 04 Februari 2011

NASA: Asteroid Apophis Bukan Pertanda Kiamat


Asteroid Apophis yang ditemukan pada 19 Juni 2004 (UH/IA)
Astronom Rusia memperkirakan Apophis akan menabrak Bumi pada 13 April 2036.

VIVAnews - Keberadaan asteroid Apophis sudah diketahui sejak penemuannya pada 19 Juni 2004. Juga bahwa ia melintas dekat dengan Bumi.

Namun, baru-baru ini muncul sebuah laporan mengejutkan dari Rusia. Para astronom Rusia memprediksi asteroid Apophis akan menabrak Bumi  35 tahun mendatang. Tepatnya 13 April 2036.