Senin, 15 November 2010
Info CPNS SumBar Terbaru November 2010 untuk Tamatan SMA
Silahkan klik Tautan bagi yang berminat!! Semoga kesuksesan slalu menyertai Anda...^^
Rabu, 05 Mei 2010
Sungai di Dasar Laut Merupakan Bukti Kebenaran Al Qur’an
Maha Suci Allah yang Maha Menciptakan
Sungai dalam Laut
Sungai dalam Laut
“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Selasa, 23 Maret 2010
Galodo
Menurut berita yang diluncurkan okezone menyatakan bahwa setidaknya Kabupaten 50 Kota dan Tanah Datar sekira pukul 19.01 WIB dihantam banjir bandang.
Menurut Koordinator data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Sumbar, Ade Edar, banjir bandang terjadi di Kecamatan Lareh Sago Halaban di Kenagarian Batu Payung, Labuhan Gunung dan Sungai gunung Kamuyang serta Batu Pasuk wilayah Gadut.
“Sementara di Kabupaten Tanah Datar laporan terakhir satu jembatan ambruk di daerah kecamatan Lintau Buo, sehingga hubungan ke Kecamatan Sago Halaban terputus, hanya itu yang baru kita dapati informasi di Tanah Datar,” katanya di Kantor Pusdalops PB Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman Padang. Senin (22/3/2010).
Sedangkan di Kabupaten 50 Kota menurut Ade, saat ini belum ada informasi korban jiwa, tapi beberapa rumah rusak berat, mobil, dan kendaraan roda dua, serta hewan ternak hanyut terbawa arus dan tertimbun lumpur.
“Di daerah ini juga ada satu jembatan putus di Kelurahan Hampangan yang menghubungkan Nagari Luhak dan Nagari Lareh, akibatnya masyarakat terisolir,” ungkapnya.
Upaya penanggulanang yang telah dilakukan hingga pukul 22.00 WIB, masyarakat dan mahasiswa Mapala, Satlak 50 Kota, TNI, Polri, SAR dan Tagana telah melakukan evakuasi pada warga ke tempat yang lebih tinggi.
“Banjir bandang ini berasal dari Gunung Sago dengan ketinggian 2.438 dml yang hujan sejak siang tadi mengakibatkan banjir bandang. Hingga malam ini belum ada laporan kerugian,” pungkasnya
Galodo kab.50 kota
Banjir bandang menghantam 3 nagari di Kabupaten Lima puluh Kota, Sumatera Barat. Lebih kurang pada pukul 17.30 WIB yang mengakibatkan puluhan rumah hanur dan rusak berat ditambah padamnya aliran listrik hingga menyulitkan pencarian. Diduga banjir ini diakibatkan karena kantong-kantong air yang berada di arah puncak Gunung Sago bobol dan membawa lumpur, batu dan kayu ke bawah.
Tiga nagari tersebut adalah Nagari Batu Payuang dan Nagari Tanjung Aro di Kecamatan Lareh Sago Halaban dan Nagari Sungai Kamuyang di Kecamatan Luhak. Hujan deras mengguyur sejak pukul 14.00 WIB. Kerusakan terparah diperkirakan terjadi di Nagari Batu Payuang.
Selain merusak rumah, banjir bandang ini mengahanyutkan jembatan yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan Kecamatan Lintau. Sampai saat ini korban masih berjaga-jaga dan ratusan warga mengungsi.
Langganan:
Postingan (Atom)

